DIKSI CiNTAKU
Eneefatimah
Sekilas aku lihat wajahnya
Seperti terlihat seram
Aku takut dibuatnya
Apalagi suaramu yang keras
Duh telinga dibuat merah
Tujuh belas purnama aku mengenalmu
Tak pernah bertatap muka
Hanya sesekali chatt pribadi
Aku mulai suka padamu
Sabarmu membimbingku
Tanpa lelah jemarimu kau mainkan.
Menuang kata penuh makna
Dan semua darimu merasuk sukmaku
Aku mulai butuh kamu
Disuatu kesempatan
Temu yang kunanti tiba
Kau jabat erat tanganku
Tanda mata sekumpulan cerita
Memberiku berjuta rindu
Merenjana dalam kumpulan puisi
Memiliki dan memelukmu
Juga menemani kemana kupergi
Tak pernah aku lepas darimu
Kau, menjadi sandaran literasiku
Dalam setumpuk buku
Kau kini pendampingku
Setiap hari kulihat apapun tentangmu
Dalam blog Aleepenaku
Sampai akhirnya aku bangkit
Dari terpuruk tak punya arah
Tanpa tahu potensi
Perlahan namun pasti
Kau tetap menuntunku
Menjadi lebih maju
Menulis puisi tanpa ragu
Terimakasih Alee, guruku
Bondowoso,13 Juni 2022
#tribute for pak guru Alee Harsojo
Komentar
Posting Komentar